Berbahagialah !
Menjadi pemakmur masjid tentunya harus bahagia, kalau ada pemakmur masjid yang tidak bahagia berarti nilai spiritualitas (Qimah ruhiyah) dalam dirinya belum ada. sehingga ketika ada di masjid belum tenang alias gundah gulana, belum bisa merasakan nikmatnya beraktivitas di masjid. Kalau nilai spiritualitas (Qimah ruhiyah) sudah didapatkannya Insya Allah ketentraman, ketenangan dan kebahagiaan akan selalu menyelimuti diri pemakmur masjid. Selain itu, kenapa kita harus bahagia menjadi pemakmur masjid? Karena Rasulullah SAW memberikan penghargaan besar kepada mereka yang memakmurkan masjid, antara lain dinyatakan:
1) orang-orang yang terikat hatinya ke masjid (memakmurkan masjid) termasuk golongan orang yang akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT di hari kiamat nanti. Rasulullah SAW bersabda : “ Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan perlindungan Allah pada saat tidak ada perlindungan selain perlindungan-Nya, yaitu : Pemimpin yang adil, pemuda yang selalu beribadah kepada Allah SWT, seorang yang selalu terikat hatinya dengan masjid, dua orang yang saling cinta karena Allah, mereka bersatu dan berpisah karena-Nya, seorang apabila dibujuk (untuk berbuat dosa) oleh wanita cantik dan mempunyai kedudukan, maka orang itu berkata : saya takut kepada Allah; seorang yang beribadah secara sembunyi-sembunyi dan seorang yang selalu mengingat Allah (Dzikrullah) di tempat yang sepi sampai ia mencucurkan air matanya (H.R Bukhori dan Muslim)
2) orang yang memakmurkan masjid adalah ahli Allah. Rasulullah SAW bersabda yang artinya “ Sesungguhnya meramaikan rumah-rumah (masjid-masjid) Allah, mereka itulah ahli Allah SWT.
3) Allah akan mencintai orang-orang yang mencintai masjid. Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang mencintai masjid, maka Allah mencintainya (H.R Thabrani)
4) Memakmurkan masjid dapat mencegah turunnya Adzab Allah SWT. Allah berfirman dalam hadist Qudsi yang artinya “ Demi ke-muliaan dan ke-Agungan-ku, sesungguhnya aku bermaksud akan menurunkan siksaan kepada penduduk bumi, tetapi aku lihat penghuninya memakmurkan rumah-ku (masjid), saling kasih mengasihi sesamanya karena aku, selalu melakukan istighfar (meminta ampun kepada-Ku) di waktu ashar, aku palingkan siksaan itu dari mereka”
5) Sering datang ke masjid merupakan ciri seorang yang beriman. Dalam suatu hadist, Rasulullah SAW bersabda : “ Apabila kamu melihat seorang pergi atau pulang dari masjid, maka saksikanlah bahwa dia adalah beriman” (H.R Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Oleh karena itu, berbahagialah karena Rasulullah SAW memberikan penghargaan yang besar kepada pemakmur masjid (Pecintah rumah Allah), mari kita semua kembali memakmurkan masjid-masjid Allah. Untuk menyongsong kejayaan peradaban Islam sehingga Islam menjadi agama yang rahmatan Lil ‘alamin. Fastabiqul khairat